FKIP Biologi Menggelar Pembelajaran Bernuansa Hiburan
Ketika menyaksikan rendahnya tingkat kelulusan sekolah-sekolah di NTT pada pengumuman beberapa bulan yang lalu, semua orang bertanya-tanya kira-kira apa yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan di NTT. Seorang dosen pada program Studi pendidikan Biologi Drs. Eduardus Johanes Eduk, MPd berdiskusi dengan mahasiswanya. Dalam diskusi tersebut mereka menemukan bahwa salah satu penyebab rendahnya mutu pendidikan adalah pada kegiatan pembelajaran. Pembelajaran yang dilakukan disekolah-sekolah kebanyakan masih bersifat konvensional/tradisonal. Oleh karena itu pada hari Sabtu, 12 Juni kemarin, mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UNWIRA Kupang melakukan kegiatan bergengsi yaitu UNWIRA EDUTAINMENT SHOW dengan tema “BOLA-BOLA BIOLOGI, MENAMPILKAN PERTARUNGAN PERISTALTIK VERSUS KONSTIPASI”. Drs. Eduardus Johanes Eduk, MPd dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang dan dikemas dalam bentuk pentas panggung pendidikan yaitu gabungan dari ‘education’ dan ‘enetertainment’. Ia memiliki karakter berbeda dengan dunia entertainment umum. Kegiatan ini penekanannya lebih pada motivasi edukasi pada penguasaan kompetensi akademik, sikap dan nilai.
Belajar itu indah, belajar itu menyenangkan, belajar itu atraktif dan belajar itu menghasilkan. Pembelajaran berbasis hiburan merupakan hasil kombinasi metode role playing, socio drama, reciproc teaching, dan dipandu melalui Socrates dan ditawarkan sebagai salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat menggeser pembelajaran konvensional (pembelajaran gaya lama yang selalu dijejali dengan materi ajar kepada siswa). Bapak Pater Rektor yang diwakili oleh Pmbantu rektor satu bapak DR. Dami Talok, MA dalam sambutannya
mengatakan bahwa model pembelajaran ini sangat baik dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Model pembelajaran konstruktif yang dipadu dengan metode Socrates lebih mengarahkan pada drama yang benilai Edukasi.
Model pembelajaran berbasis hiburan disodorkan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif yang menekankan pada penguasaan kompetensi akademik, kompetensi proses, kompetensi psikomotor, kompetensi sikap, dan kompetensi nilai.
Pada kesempatan ini Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNWIRA Kupang tengah mengintrodusir sebuah pendekatan alternatif yaitu merancang pembelajaran resiprokal berstruktur dan mengimplementsikannya ke dalam kelas sebagai sebuah hiburan yang membuat peserta didik dan pembelajarannya menyenangkan. Perpaduan tiga rana pembelajaran yaitu kognitif, afektif dan psikomotor benar-benar dilakukan mahasiswa Pendidikan Biologi dibawah bimbingan Drs. Eduardus Johanes Eduk, MPd sebagai perancang model pembelajaran dan Penanggung Jawab Pater Rektor UNWIRA Pater Yulius Yasinto SVD. M. A M. SC.
Berbagai gerakan-gerakan menarik, memikat perhatian para penonton dalam memainkan alat peraga ditunjukan oleh mahsiswa/I Pendidikan Biologi. Kegiatan ini dilakukan dalam dua babak dan dalam setiap babak diselingi diskusi. Pementasan ini diambil dalam materi ajar Sistem Pencernaan. Babak pertama yaitu Tendangan peristaltic. Setelah itu dilanjutkan dengan pengajuan pertanyaan kepada penonton. Babak kedua adalah Serangan Konstipasi dan setelah itu dibentuk kelompok diskusi. Penonton dibentuk dalam kelompok diskusi lalu mendiskusikan pertanyaan yang diberikan.
Penonton yang hadir pada waktu itu adalah anak-anak sekolah dan guru-guru. Sekolah yang hadir dianatanya SMAK Giovani, SMA St. Karolus Penfui, SMP Adiaksa. SMPK Adisucipto Penfui, SDK Don Bosko 1, Don Bosko 2, Don Bosko 3 dan beberapa SMP, SMA di Kota Kupang. Mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Berbagai pertanyaan dan jawaban dari peserta didik membuat suasana menyenangkan ditambh lagi berbagai suguhan lagu hiburan yang ditunjukan oleh mahasiswa/I Biologi.