24 July 2022 - Oleh Kantor Kerja Sama Unwira

Kategori : Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat

Bersama Dinas PMD NTT, Mahasiswa/i KKNT-PPM Unwira Kupang Gelar Pelatihan Penguatan BUMDES


Bersama Dinas PMD NTT, Mahasiswa/i KKNT-PPM Unwira Kupang Gelar Pelatihan Penguatan BUMDES

UNWIRA - Bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata Tematik – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKNT-PPM) Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang menggelar kegiatan “Pelatihan Penguatan Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa tempat dalam wilayah Kabupaten Kupang. Sebab, Kabupaten Kupang merupakan salah satu lokasi KKNT-PPM mahasiswa/i Unwira Kupang di semester genap tahun 2022 ini.

Baca juga di Pos Kupang: KKNT-PPM Uniwira Kupang dan Dinas PMD NTT Mulai Perkuat Kapasitas BUMDes

Kegiatan itu dimulai di Desa Tablolong pada Sabtu (23/07/2022). Kegiatan itu dihadiri oleh utusan-utusan dari Desa Tablolong dan Desa Oenaek, aparat desa, pengelola BUMDES, pegiat UMKM, tokoh masyarakat, dan perwakilan mahasiswa/i Unwira Kupang. Jumlah peserta yang menghadiri kegiatan tersebut sebanyak 25 orang.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan pelatihan, Zet Nggadas, Kepala Desa Tablolong, mengharapkan agar kegiatan pelatihan itu dapat menjadi energi baru bagi BUMDES di Desa Tablolong dan Desa Oenaek, demi menghidupkan dan mengembangkan BUMDES untuk kemajuan desa.

“Selama ini, kita yang ada di desa menjalankan dan mengelola BUMDES sesuai dengan kemampuan pikiran kita. Mungkin hal itu yang menjadi salah satu faktor penyebab BUMDES tidak jalan dengan baik. Untuk itu, pelatihan yang kita ikuti ini menjadi gambaran bagi kita untuk membenah BUMDES,” tutur Bapak Zet Nggadas.

“Kita patut berterima kasih kepada Unwira Kupang karena telah bersedia melaksanakan KKNT-PPM di desa kita, Tablolong dan Oenaek. Sekarang, mereka bisa berbagi ilmu secara gratis untuk kita. Kita harus bersyukur untuk semuanya itu," tambah Bapak Zet.

Baca juga: SD Inpres Sulamu Respons Positif ‘Aman Calistung’

Narasumber yang tampil membawakan materi pelatihan pada hari pertama ialah Erly Grizca Boelan, S.Si., M.Si., Dosen Kimia FKIP Unwira Kupang. Ibu Erly membawakan materi tentang “Mekanisme Pembentukan BUMDES dan Pendaftaran Badan Hukum BUMDES secara Online”.

Narasumber yang tampil membawakan materi pelatihan berikutnya ialah Paulus A.K.L. Ratumakin, S.Fil., M.Si, Dosen FISIP Unwira Kupang. Bapak Andry menyajikan materi dengan topik “Penyusunan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) BUMDES”. 

Usai rehat, Adrianus Ketmoen, S.E., M.M, Dosen Fakultas Ekonomi Unwira Kupang menyajikan materi dengan topik “Penataan Administrasi dan Keuangan BUMDES”.

Baca juga: Mahasiswa/i KKNT-PPM Unwira Kupang Tuntaskan Empat Program Kerja di Desa Oeltua, Kabupaten Kupang

Setelah pelatihan pada Sabtu (23/07/2022), kegiatan pelatihan itu dilanjutkan pada Minggu (24/07/2022) dengan materi lain yang lebih teknis.

Beni Lenggu, peserta kegiatan dari Desa Oenaek, mengapresiasi kegiatan hari pertama. Dia mengemukakan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat penting bagi para pengelola BUMDES.

“Faktor utama dari mandeknya BUMDES di desa-desa ialah SDM pengelola BUMDES yang takut ambil keputusan, meskipun sudah ada petunjuk teknis (juknis) untuk pengelolaan BUMDES. Di samping itu, faktor lain yang menjadi kendala pengelolaan BUMDES ialah tidak adanya koordinasi yang baik antar pengurus. Dulu, kita di desa mengeluh dan butuh modal untuk usaha di desa. Namun, begitu uang datang, kita bingung untuk mengolah, memanfaatkan, bahkan mau menghindar,” kata Beni yang menjabat Kaur Keuangan Desa Oenaek.

Elias Nadek, mantan Kepala Desa Tablolong dan utusan tokoh masyarakat Desa Tablolong, mengemukakan bahwa dirinya hadir mengikuti pelatihan ini karena ingin membangun semangat pengurus BUMDES Desa Tablolong, demi menghidupkan dan mengurus BUMDES dengan sebaik-baiknya.

“Saya sudah tua, sudah umur 73 tahun, tetapi saya mau hadir mengikuti pelatihan ini. Secara fisik, saya sudah tidak kuat, tetapi secara hati dan otak, saya hadir agar adik-adik dan anak-anak pengurus BUMDES bisa urus BUMDES dengan baik. BUMDES harus jalan dengan baik, badan pengurus harus urus dengan baik, serta pertanggungjawaban harus terbuka dan baik agar masyarakat tetap dukung BUMDES," kata Elias.