10 November 2022 - Oleh Kantor Kerja Sama Unwira

Kategori : Kerja Sama Universitas

Rektor UNWIRA Bangga dengan Terselenggaranya Rakernas APTARI di UNWIRA


Rektor UNWIRA Bangga dengan Terselenggaranya Rakernas APTARI di UNWIRA

UNWIRA – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang menjadi salah satu tuan rumah dari Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (Rakernas APTARI) yang dilaksanakan pada hari Kamis (10/11/2022).  Rakernas APTARI ini dihadiri oleh Perguruan Tinggi - Perguruan Tinggi yang sudah menjadi anggota APTARI. Rakernas APTARI yang bertajuk “Menuju Pendidikan Arsitektur Indonesia Unggul” itu dilaksanakan di Aula St. Paulus, Lantai 4 (Empat) Gedung Rektorat UNWIRA Penfui.

Baca juga: Perpanjang MOA dengan UNWIRA, IOB Dili – Timor Leste Ajukan Agenda Penelitian Bersama

Mewakili civitas academica Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, Pater Dr. Philipus Tule, SVD., selaku Rektor UNWIRA, mengatakan bahwa UNWIRA bangga karena Rakernas APTARI 2022 diselenggarakan di UNWIRA, Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Sebagai pimpinan UNWIRA, kami sangat berbangga karena Rakernas ini dilaksanakan di UNWIRA saat UNWIRA merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-40. Hal ini merupakan suatu kehormatan bagi kami karena kegiatan akademik yang memberikan banyak inspirasi dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi ke depan dapat terselenggara di kampus kami," ungkap Pater Dr. Philipus Tule, SVD dalam sapaan pembukanya.

Menurut ahli dan dosen Filsafat Islam (Islamologi) yang menyelesaikan Program Doktoral-nya di The Australian National University, Canbera - Australia, rapat dan diskusi yang dilakukan oleh para pakar dan akademisi arsitektur anggota APTARI merupakan suatu terobosan baru atau breakthrough dan change atau perubahan yang signifikan, positif, dan inovatif dalam proses pembelajaran berbasis riset.

Baca juga: Juknis dan Juklak Perlombaan Paduan Suara Lagu-lagu Natal Tingkat SMA se-Kota Kupang dan Kabupaten Kupang

“Hal itu berarti peran akademisi arsitek anggota APTARI sudah meninggalkan metode lama dan konvensional yang cenderung mengurung para dosen dan mahasiswa/i dalam sangkar menara gading ilmu pengetahuan. Maka, kegiatan dan inisiatif APTARI ini mengantar para dosen dan Perguruan Tinggi anggota APTARI kepada suatu pola pikir baru untuk berdiskusi dan merancang secara baru Pendidikan Arsitektur di Indonesia. Saya yakin bahwa Rakernas ini akan menginspirasi kita semua untuk bergerak maju ke arah visi pedagogi yang baru dan inovatif,” tutur Pastor SVD yang pernah menulis buku berjudul “Mengenal Kebudayaan Keo: Dongeng, Ritual, dan Organisasi Sosial”.

Selain kegiatan Rakernas APTARI 2022 ini, lanjut Rektor UNWIRA yang biasa disapa Pater Lipus, UNWIRA juga telah menyelenggarakan Hari Studi Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) se-Indonesia.

Baca juga: Goes to Campus, BI Cabang NTT Selenggarakan Kegiatan Bedah Buku di UNWIRA