25 November 2022 - Oleh Kantor Kerja Sama Unwira

Kategori : Kegiatan Khusus Kampus

PPSDM UNWIRA Selenggarakan Pelatihan Service Excellence dan Budaya Kerja untuk Tenaga Kependidikan


PPSDM UNWIRA Selenggarakan Pelatihan Service Excellence dan Budaya Kerja untuk Tenaga Kependidikan

UNWIRA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang menyelenggarakan pelatihan Service Excellence dan Budaya Kerja untuk tenaga kependidikan pada Jumat (25/11/2022). Kegiatan itu dilaksanakan di Aula St. Paulus, Lantai 4 (Empat) Gedung Rektorat UNWIRA, Jalan San Juan No. 1, Penfui Timur, Kupang Tengah. Kegiatan itu dihadiri oleh Bapak Dr. Samuel Igo Leton, M.Pd., Wakil Rektor I UNWIRA, Bapak Daniel Agus Prasetyo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT), Ibu Anggreany Pratiwi Raga Lawa, S.Kom., Karyawan Swasta PT. Bank Central Asia, Tbk Cabang Kupang yang menjabat sebagai Kepala Bagian Customer Service KCU Kupang, Ibu Maria Augustin Lopes Amaral, SE., MM., Kepala PPSDM UNWIRA, segenap Kepala Tata Usaha (KTU) Fakultas UNWIRA, Tata Usaha (TU) Program Studi, Kepala Lembaga, Biro, Pusat, Kantor, Unit, dan Staf.

Baca juga: LPM UNWIRA Selenggarakan Pelatihan dan Penataan Dokumen SPMI untuk Tenaga Kependidikan

Dalam sambutan pembuka kegiatan, Bapak Dr. Samuel Igo Leton, M.Pd., Wakil Rektor I UNWIRA, mengatakan bahwa pelayanan memang menjadi isu yang sedang hangat didiskusikan di lingkungan UNWIRA.

“Dalam arti, isu ini menjadi fokus perhatian kita untuk diperbaiki. Tujuannya ialah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada “konsumen” kita, yaitu para mahasiswa/i yang berkuliah di UNWIRA. Pelayanan terbaik kepada mahasiswa/i tidak berarti memanjakan mereka, tetapi memastikan bahwa hak-hak mereka dilayani dan dipenuhi dengan baik. Apalagi moto pelayanan kita ialah melayani dengan hati. Oleh karena itu, kita perlu memaknai dan menerapkan moto pelayanan itu, sekaligus menjadikan moto pelayanan itu sebagai spirit pelayanan kita kepada semua orang yang dilayani, khususnya kepada mahasiswa/i UNWIRA yang menjadi “konsumen” dari jasa pendidikan kita,” ungkap alumnus Doktoral Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: ISFIT Dili – Timor Leste dan UNWIRA Kupang Teken MOA dengan Semangat MBKM

Menurut Wakil Rektor I UNWIRA yang biasa dipanggil Bapak Igo itu, UNWIRA harus memberikan sesuatu yang berbeda (something different) dari Perguruan Tinggi (PT) yang lain.

“Sebab, UNWIRA merupakan PT swasta. Maka, menurut saya, hal yang paling penting untuk disajikan kepada “konsumen” ialah pelayanan yang berkualitas. Pelayanan yang terbaik untuk mahasiswa/i dapat menjadi bekal bagi mahasiswa/i untuk mempromosikan UNWIRA ke seluruh dunia, khususnya ke tempat asal mereka masing-masing. Dalam hal ini, walaupun agak mahal sedikit, tetapi mereka bisa puas dengan pelayanan tenaga kependidikan yang ramah dan baik hati,” kata Bapak Igo.

Segenap Civitas Academica UNWIRA, lanjut Bapak Igo, dapat melayani mahasiswa/i sesuai dengan tugas dan fungsi pokok masing-masing, baik sebagai dosen, pegawai, pimpinan universitas, yayasan, dan semua unit kerja.

Baca juga: Perpanjang MOA dengan UNWIRA, IOB Dili – Timor Leste Ajukan Agenda Penelitian Bersama

“Maka, kehadiran dua narasumber yang luar biasa hari ini, yaitu Bapak Daniel Agus Prasetyo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT dan Ibu Anggreany Pratiwi Raga Lawa, S.Kom., Karyawan Swasta PT. Bank Central Asia, Tbk Cabang Kupang yang menjabat sebagai Kepala Bagian Customer Service KCU Kupang, dapat membantu kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan kita. Mewakili pimpinan universitas, saya berharap agar ada hal baik yang dipelajari pada kesempatan ini oleh tenaga kependidikan UNWIRA. Tidak perlu banyak, tetapi minimal ada satu hal baik yang dipelajari pada kesempatan ini, entah itu soal disiplin atau hal lain, sehingga pelatihan Service Excellence dan Budaya Kerja hari ini dapat bermanfaat bagi kita,” tutur Wakil Rektor I UNWIRA kelahiran Lewohala, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT, pada tahun 1980.

Sementara itu, dalam materinya, Bapak Daniel Agus Prasetyo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, berbicara tentang Program Budaya Kerja Bank Indonesia, seperti Green Culture, Hybrid, dan Digital Transformation melalui beberapa hal, seperti BI Religi, BI Inovasi, BI Digital, dan BI Prestasi. Menurut Bapak Daniel, semua itu bertujuan untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Bank Sentral yang kompeten, profesional, memiliki kepemimpinan yang kuat, berakhlak mulia, dan mencerminkan nilai-nilai strategis dari Bank Indonesia.

Baca juga: Juknis dan Juklak Perlombaan Paduan Suara Lagu-lagu Natal Tingkat SMA se-Kota Kupang dan Kabupaten Kupang

“Kami ingin membentuk insan BI yang better person, better leader, dan better friend, supaya mereka bisa menjadi pegawai yang highly engaged, bermotivasi tinggi, meratanya digital mindset, dan memiliki tingkat kesehatan mental yang tinggi dengan partisipasi yang menyeluruh,” ungkap alumnus Universitas Diponegoro itu.

Selain itu, Ibu Anggreany Pratiwi Raga Lawa, S.Kom., Karyawan Swasta PT. Bank Central Asia, Tbk Cabang Kupang yang menjabat sebagai Kepala Bagian Customer Service KCU Kupang,  berbicara tentang SMART SOLUTION, yaitu Sigap, Menarik, Antusias, Ramah, Teliti, Simak, Open Mind, Lengkap, Utamakan Nasabah, Telling Solution, Inisiatif, dan On Time Follow Up.

Baca juga: Goes to Campus, BI Cabang NTT Selenggarakan Kegiatan Bedah Buku di UNWIRA

Menurut Karyawan Swasta PT. Bank Central Asia, Tbk Cabang Kupang yang menjabat sebagai Kepala Bagian Customer Service KCU Kupang itu, semua pegawai harus memiliki semangat SMART SOLUTION, supaya dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen di setiap bidang pelayanan.

“Dengan SMART SOLUTION, pelayanan kita niscaya bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari,” pungkas alumnus Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana – Salatiga itu.

(By: Ricky Mantero, S.Fil)