21 July 2023 - Oleh Kantor Kerjasama

Kategori : Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat

Pembukaan KKNT Fakultas Teknik UNWIRA: Menembus Batas dan Menyentuh Masyarakat


UNWIRA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang melaksanakan pembukaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) pada Jumat (21/07/2023).

Baca Juga: Mahasiswa/i UNWIRA Ikut Pembekalan KKNT-PPM

Bertempat di Auditorium FT UNWIRA, Kampus Penfui, KKNT yang mengambil tema "Engineering and Technology for Society's Sustainable Growth" itu resmi dibuka oleh Rektor UNWIRA, Pater Dr. Philipus Tule, SVD.

Dekan Fakultas Teknik UNWIRA, Dr. Don Gaspar Noesaku Da Costa, ST., MT., dalam sambutannya menjelaskan bahwa KKNT dilaksanakan untuk memadukan tri darma perguruan tinggi, yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan arahan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia.

FT UNWIRA, lanjutnya, pada tahun ajaran 2022/2023 akan melaksanakan KKN secara tematik yang berfokus pada permasalahan yang ada di desa sesuai dengan capaian kegiatan KKNT pada Program Studi (Prodi) se-Fakultas Teknik UNWIRA.

“Pelaksanaan kegiatan KKNT FT UNWIRA meliputi kegiatan pelatihan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang juga akan diikuti oleh dosen sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan mahasiswa/i serta melibatkan warga Desa Penfui Timur,” ungkap Bapak Don Gaspar Noesaku.

Baca Juga: Pelatihan di BPSDMD NTT, Rektor UNWIRA Beri Ceramah Kepemimpinan Pancasilais dan Berintegritas

Menyambung pernyataan Dekan FT UNWIRA, Ketua Panitia KKNT FT, Yulianti Paula Bria, ST., MT., Ph.D., menjelaskan alasan dipilihnya Desa Penfui Timur sebagai lokasi KKNT FT UNWIRA tahun ajaran 2022/2023 karena berdekatan dengan kampus UNWIRA.

“Lokasi ini dipilih karena memudahkan pelaksanaan KKNT dan bisa menjadi model penyelenggaraan KKNT yang baik yang pada akhirnya dapat diterapkan di desa-desa yang lain,” ungkapnya.

Hasil dari KKNT FT UNWIRA, lanjutnya, diharapkan dapat berkontribusi nyata bagi pengurangan dan penyelesaian permasalahan masyarakat di Desa Penfui Timur.

“Manfaat tersebut menjadikan UNWIRA yang berada juga di daerah Penfui Timur dapat memiliki peran penting bagi perubahan tatanan kehidupan pada area yang berada di sekitar kampus,” pungkas Ibu Yulianti Paula Bria.

(Penulis: Ocha Saru; Editor:  Rio Ambasan)