30 April 2024 - Oleh Kantor Kerjasama

Kategori : Kegiatan Khusus Kampus

Rektor UNWIRA Apresiasi Peningkatan Taraf PISMA VIII


UNWIRA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Katolik Widya Mandira kembali mengadakan Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) VIII dengan mengusung tema, “Generation Z as Agents of Global Digital Transformation”. Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan yang dilangsungkan di Aula Hendrikus Lt. 4, Gedung Rektorat, pada Senin (29/04/2024) dan dihadiri oleh Rektor UNWIRA, P. Dr. Philipus Tule, SVD., Ketua Pengurus YAPENKAR, P. Dr. Yulius Yasinto, SVD., M.A., M.Sc., mahasiswa dan segenap undangan lainnya.

Baca Juga: Gandeng UNWIRA, LLDIKTI Wilayah XV dan Wilayah VI Gelar Pendampingan Pemanfaatan SIKOMODO

Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) VIII UNWIRA Tahun Akademik 2023/2024 ini  berlangsung secara blended selama sepekan. Adapun lomba-lomba yang dilaksanakan secara offline antara lain, solo pop, tari kreasi, fashion show, debat, dan publikasi jurnal bagi mahasiswa UNWIRA, sedangkan, lomba-lomba yang dilaksanakan secara online antara lain, lomba design grafis, news presenter, dan speech.

Rektor UNWIRA dalam sambutannya pada saat pembukaan kegiatan PISMA VIII mengapresiasi penyelenggaraan PISMA kali ini. Sebab, menurutnya PISMA kali ini mampu menyerap banyak peserta yang tidak saja berasal dari Indonesia saja melainkan dari luar negeri.

“Ini merupakan kali keenam selama masa kepemimpinan saya, PISMA dilaksanakan. Pada awalnya, PISMA merupakan kompetisi di bidang akademik dan seni bagi mahasiswa UNWIRA. Namun, dalam perjalanannya telah berkembang menjadi suatu kompetisi yang bertaraf Nasional dan Internasional. Pada periode ini, PISMA VIII telah mengalami kemajuan peringkatnya menjadi bertaraf Internasional. Dinilai bertaraf Internasional karena kompetisi ini akan melibatkan peserta dari Perguruan Tinggi lainnya di Jepang, Taiwan, Belanda, Timor Leste dan Indonesia sendiri,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ahli Filsafat Islam tersebut menegaskan bahwa para mahasiswa yang adalah generasi masa depan dan harapan bangsa haruslah mampu berkontribusi terhadap kehidupan. Ia juga berharap agar hasil kajian, penelitian dan karya cipta (kreasi) para mahasiswa yang dihimpun dalam kompetisi akademis dan seni tersebut dijadikan sebagai karya-karya terbaik,  dan dipublikasi secara digital (dalam jurnal ber-ISSN dan buku ber-ISBN) serta dibaca dan dimanfaatkan oleh para pembaca umumnya.

Baca Juga: Universitas Katolik Widya Mandira Siap Berpartisipasi dalam ONMIPA-PT 2024

”Saya berharap agar para mahasiswa sebagai generasi masa depan dan harapan bangsa, dapat memberi kontribusi pemikiran alternatif dan prespektif dalam menghadapi krisis global yang multi-dimensional ini: global warming yang berdampak pada cuaca ekstrem, kerusakan lingkungan hidup dan bencana alam; krisis ekonomi, keuangan dan pangan sebagai impak dari krisis sosial dan kemanusiaan baik di tingkat lokal, nasional dan internasional,” tegasnya.

Kegiatan pembukkan PISMA kali ini turut diramaikan dengan penampilan-penampilan menarik dari para jawara PISMA sebelumnya.

(Penulis: Rio Ambasan)