04 June 2024 - Oleh Kantor Kerjasama

Kategori : Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat

Toreh Prestasi Membanggakan, UNWIRA Memenangkan 23 Hibah Penelitian dan Pengabdian Tahun Anggaran 2024


UNWIRA - Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) berhasil memenangkan 23 hibah penelitian fundamental dan dosen pemula Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024. Pengumuman tersebut dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, pada Kamis (30/05/2024).

Dr. Adri Gabriel Sooai, M.T., salah satu peraih hibah dan Dosen pada Program Studi Ilmu Komputer UNWIRA, mengatakan bahwa jumlah hibah penelitian yang diperoleh suatu universitas seringkali menjadi indikator utama dari kualitas dan komitmen lembaga tersebut dalam bidang akademik.

“Hibah penelitian, khususnya yang bersifat fundamental dan ditujukan bagi dosen pemula menunjukkan adanya upaya nyata untuk mendorong inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan sejak dini. Dalam konteks UNWIRA, 23 hibah penelitian yang diperoleh mencerminkan lingkungan akademik yang suportif dan penuh semangat, yang memotivasi dosen-dosen untuk terus mengeksplorasi ide-ide baru dan menyumbangkan hasil penelitian mereka kepada komunitas ilmiah,” terangnya.

Baca Juga: Tutup MBKM Internasional di Timor Leste, Mahasiswa Prodi Pendidikan Musik Selenggarakan Pentas Seni

Adri Sooai menyebut mutu pendidikan tinggi sangat dipengaruhi oleh kualitas dosen yang mengajar. Menurutnya, dosen yang terlibat aktif dalam penelitian cenderung membawa perspektif terbaru dan relevan ke dalam kelas. Hal ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kualitas lulusan yang dihasilkan.

“Mahasiswa yang terpapar pada penelitian mutakhir cenderung memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang bidang studi mereka, serta kemampuan analitis dan kritis yang lebih tajam. Kualitas lulusan yang baik tentunya akan berkontribusi positif bagi masyarakat luas, baik melalui keterampilan profesional mereka maupun melalui kontribusi intelektual yang mereka bawa ke dalam komunitas,” jelasnya.

Baca Juga: Tingkatkan Publikasi Akademik, UNWIRA Press Selenggarakan Pelatihan

Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa kontribusi dosen dan mahasiswa dalam penelitian memiliki dampak langsung pada masyarakat. Hasil penelitian yang relevan dan aplikatif dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, baik itu di bidang kesehatan, lingkungan, sosial, maupun teknologi. Dengan demikian, universitas tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang aktif.

“UNWIRA, dengan prestasi hibah penelitiannya, menunjukkan bagaimana sebuah institusi pendidikan dapat berperan signifikan dalam pembangunan masyarakat melalui penelitian,” tekannya.

Baca Juga: Campus Ministry UNWIRA Adakan Aksi Sosial di TPA Alak

Adri Sooai menyoroti kemenangan ini untuk menunjukkan kualitas dosen yang mumpuni, mutu pendidikan yang tinggi, serta kontribusi yang signifikan bagi masyarakat.

Rektor UNWIRA, Pater Dr. Philipus Tule, SVD., turut mengapresiasi pencapaian para dosen yang telah berhasil memenangkan 23 hibah penelitian fundamental dan dosen pemula Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024.

“Saya sangat mengapresiasi pencapaian dosen-dosen kita dalam kegiatan tersebut. Hemat saya, ada peningkatan drastis yang diperlihatkan oleh dosen-dosen kita. Jika sebelumnya, hanya  ada sembilan proposal yang lolos seleksi, maka sekarang ada 23 proposal yang lolos. Ini merupakan hal yang patut diapresiasi,” paparnya.

Lebih lanjut, Pater Philipus berharap agar perlu adanya bimtek dan evaluasi secara berkala terhadap proposal-proposal yang belum lolos. Menurutnya, hal tersebut sangatlah penting dilakukan. Sebab dengan adanya bimtek dan evaluasi secara berkala, para dosen dapat menghasilkan proposal-proposal yang berkualitas dan mampu bersaing dengan proposal-proposal dari universitas lainnya.

(Penulis: Rio Ambasan)