24 June 2024 - Oleh Kantor Kerjasama

Kategori : Kegiatan Khusus Kampus

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNWIRA Adakan Perlombaan Penutupan Akhir Semester Genap


UNWIRA - Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) menggelar perlombaan dalam rangka penutupan akhir semester genap dengan tema, "Growing Better in English Education Study Program". Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 21-22 Juni 2024, bertempat di Aula Santa Maria Immaculata, Kampus UNWIRA Penfui.

Baca Juga: Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNWIRA Gelar Seminar Nasional

Beberapa perlombaan yang diadakan ialah lomba pidato, lomba musikalisasi puisi, lomba debat, dan lomba yel-yel.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Elvis Albertus Bin Toni, S.Pd., MA., menjelaskan bahwa tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini ialah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa, khususnya kemampuan menulis dan berpikir kritis dalam bahasa Inggris. Menurutnya, pembelajaran dalam kelas saja tidak cukup semua aspek kemampuan mahasiswa.

"Kita membutuhkan kegiatan seperti ini untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dan bagaimana mereka berkolaborasi antarmahasiswa," ujarnya.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, FKIP UNWIRA Gelar Kuliah Umum

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris juga menekankan pentingnya kerja sama tim dalam proses pembelajaran.

"Saya selalu menekankan bagaimana kita membangun kekompakan. Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan seperti ini harus kita ciptakan supaya kita bisa belajar lebih banyak," sambungnya.

Meski demikian, ia mengingatkan mahasiswa untuk tetap menjaga keseimbangan antara kegiatan ekstrakurikuler dan pembelajaran dalam kelas.

Baca Juga: Festival Sapere Aude III Usung Tema Mahasiwa dan Perkembangan Teknologi di Era Post-Truth

Nikolas Putra Ati, perwakilan pemenang lomba debat dan pidato, mengungkapkan kegembiraannya terkait pelaksanaan penutupan akhir semester ini.

“Perlombaan debat dan pidato yang saya ikuti sangat bermanfaat. Kedua jenis perlombaan ini melatih saya untuk berpikir kritis, meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, dan percaya diri untuk tampil di depan umum,” tuturnya.

Nikolas menambahkan bahwa kegiatan ini sangat positif dan membantu mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai wadah bagi mahasiswa untuk berkembang dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik.

(Penulis: Berti Rinha; Editor: Yosefa Saru)