08 July 2024 - Oleh Kantor Kerjasama

Kategori : Kegiatan Khusus Kampus

Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNWIRA Adakan Pembekalan KKN


UNWIRA – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Katolik Widya Mandira mengadakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 2 (dua) hari, yakni pada 08 – 09 Juli 2024 di Aula St. Paulus, Gedung Rektorat UNWIRA. Pembekalan ini diikuti oleh 143 mahasiswa FEB yang akan melaksanakan KKN di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) selama satu bulan, terhitung dari 10 Juli – 10 Agustus 2024.  

Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Public Speaking, Prodi Manajemen UNWIRA Adakan Kuliah Umum

Kegiatan ini melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT yang memberikan Training of Trainers (ToT) bagi mahasiswa tentang literasi dan inklusi keuangan serta kewaspadaan terhadap investasi ilegal dan pinjaman online ilegal.

Dekan FEB, Dr. M. E. Perseveranda,  M.Si., menjelaskan tujuan dari KKN ialah untuk memberikan solusi bagi masyarakat melalui keterlibatan mahasiswa. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mahasiswa dibekali dengan pengetahuan yang memadai agar mahasiswa mampu menyampaikan solusi dan tujuan KKN dengan efektif dan tepat sasaran.

“Pembekalan literasi keuangan bertujuan untuk memberikan solusi dalam pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh masyarakat, sehingga masalah pengelolaan keuangan dapat diatasi dengan baik,” ujarnya.

Selain bermanfaat bagi masyarakat, Dekan FEB juga mengatakan bahwa KKN dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membangun keterampilan, kolaborasi, komunikasi serta pengetahuan lainnya yang tidak bisa didapatkan di kelas.

Baca Juga: Tingkatan Kemampuan Membaca, Menulis, dan Berhitung, Mahasiswa KKN FEB UNWIRA Adakan Kegiatan Calistung

Selanjutnya, Donna Bella Permata Rissi, Kepala Sub-bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi NTT, menjelaskan bahwa literasi keuangan memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola keuangan, sedangkan inklusi keuangan adalah dampak dari literasi keuangan yang berfokus pada pemanfaatan dan penggunaan layanan keuangan yang mempengaruhi sikap dalam mengelola keuangan.

Lebih lanjut, Donna menjelaskan mengenai penggunaan Learning Management System (LMS) sebagai portal edukasi keuangan OJK yang memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait literasi keuangan, serta mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi literasi keuangan OJK. 

“LMS OJK memiliki banyak modul keuangan yang mencakup topik seperti pasar modal, fintech, keuangan syariah, pegadaian, dan dana pensiun,” pungkasnya.

Baca Juga: Mahasiswa KKN FEB UNWIRA Bantu Petani Oelomin

Melalui Training of Trainers ini, Donna berharap mahasiswa KKN FEB UNWIRA dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat desa tentang literasi dan inklusi keuangan.

Untuk diketahui, KKN FEB UNWIRA kali ini menyasar 9 desa di Kabupaten TTS, yakni Tupan, Boentuka, Benlutu, Biloto, Noinbila, Oinlasi, Mnelalete, Supul, dan Kesetnana.

(Penulis: Yosefa Saru)