22 April 2026 - Oleh
Kategori :
BEM IPM Gelar Panggung Kartini: Ruang Ekspresi dan Emansipasi Mahasiswa Ilmu Pemerintahan

UNWIRA - Dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 21 April 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Program Studi Ilmu Pemerintahan menggelar kegiatan bertajuk “Panggung Kartini.” Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi kreatif mahasiswa sekaligus refleksi atas semangat perjuangan perempuan yang terus relevan hingga saat ini.
Panggung Kartini menghadirkan berbagai pertunjukan seni seperti monolog Sunyi Kartini yang menggambarkan pergulatan batin perempuan dalam menghadapi standar sosial hingga musikalisasi puisi yang menyuarakan nilai emansipasi secara progresif. Selain itu, penampilan solo dan tarian daerah turut memeriahkan acara sekaligus merepresentasikan keberagaman budaya di Nusa Tenggara Timur.
Suasana kegiatan semakin hidup dengan adanya kuis interaktif berhadiah yang melibatkan seluruh peserta. Interaksi ini menciptakan ruang yang tidak hanya reflektif, tetapi juga menyenangkan dan partisipatif.
Baca Juga: Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNWIRA Dibekali Strategi Pemberdayaan Masyarakat Jelang MBKM
Salah satu peserta, Marianus Carol Joka, mengungkapkan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara tersebut.
“Proficiat untuk Anda sekalian yang membuat kami merasakan sentuhan hati perempuan dalam realitas kehidupan sosial. Terima kasih, keren, dan luar biasa. Selamat Hari Kartini untuk perempuan-perempuan hebat,” ujarnya.
Sekretaris Program Studi Ilmu Pemerintahan, Yohana Fransiska Medho, S.IP., M.IP., berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang pengembangan kreativitas mahasiswa di luar ruang kelas. Ia menilai bahwa kegiatan seperti “Panggung Kartini” mampu mendorong mahasiswa untuk lebih aktif berkontribusi di ruang publik melalui pendekatan seni dan budaya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kreativitas panitia dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Melalui “Panggung Kartini”, nilai-nilai kesetaraan gender kembali ditegaskan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol pemberdayaan perempuan, tetapi juga menghadirkan ruang yang setara bagi perempuan dan laki-laki untuk berekspresi, berkontribusi, dan saling menguatkan dalam kehidupan sosial.
Dengan semangat Kartini yang terus hidup, “Panggung Kartini” diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya, kritis, dan berdaya dalam menghadapi tantangan zaman. (jb/ys/ms)