21 September 2026 - Oleh
Kategori :
Kapela Sakramen Mahakudus Diresmikan, UNWIRA Perkuat Ruang Pembinaan Iman dan Karakter

UNWIRA - Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) meneguhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi Katolik yang mengintegrasikan ilmu dan iman melalui peresmian Kapela Sakramen Mahakudus, Sabtu (19/09/2026). Kapela tersebut ditahbiskan dan diresmikan oleh Mgr. Hironimus Pakaenoni dalam rangkaian kegiatan yang dihadiri pimpinan universitas, pembina dan pengurus Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus (YAPENKAR), perwakilan Pemerintah Provinsi NTT, serta Civitas Academica UNWIRA. Sekretaris Daerah NTT, Fransiskus Sales Sodo, hadir mewakili Gubernur NTT bersama sejumlah pejabat pemerintahan lainnya.
Pater Dr. Ubaldus Djonda, SVD., MA., Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Katholik Arnoldus (YAPENKAR), mengatakan bahwa pembangunan ini telah direncanakan dan mulai dibangun sejak 2022. Proses pembangunan melibatkan pembina dan pengurus YAPENKAR serta dosen-dosen UNWIRA, khususnya dari Program Studi Arsitektur.
Pater Ubaldus menjelaskan bahwa Kapela terdiri dari dua lantai dengan fungsi yang tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan peribadatan. Lantai pertama digunakan sebagai pusat konseling dan pembinaan rohani yang terdiri dari beberapa unit kerja, seperti Campus Ministry, pusat bimbingan dan konseling, dan Satgas PPKPT.
Bangunan tersebut juga dirancang dengan memperhatikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas melalui akses yang tersedia dari kedua sisi Kapela.
Baca Juga: UNWIRA Salurkan Bantuan Sembako bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Flores
Pater Ubaldus berharap Kapela ini dapat dijadikan sebagai tempat doa bagi Civitas Academica dan umat lainnya agar bisa mengalami perjumpaan dengan Tuhan.
“Kehadiran relikui St. Arnoldus Janssen, pelindung YAPENKAR dan UNWIRA diharapkan bisa membantu setiap orang yang datang berdoa di tempat ini untuk mengenal dan menghayati nilai spiritualitas dan semangat misioner St. Arnoldus untuk mewartakan kabar baik,” kata Pater Ubaldus.
Lebih dari sekadar fasilitas peribadatan, Kapela Sakramen Mahakudus dapat memperkuat identitas UNWIRA sebagai perguruan tinggi Katolik yang mengintegrasikan ilmu dan iman dalam seluruh kegiatannya.
Sekretaris Daerah NTT, Fransiskus Sales Sodo, mewakili Gubernur NTT, menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat atas Penahbisan dan Peresmian Kapela Sakramen Mahakudus.
Menurutnya, kehadiran Kapela ini bukan sekadar penambahan sarana fisik perguruan tinggi, tetapi dapat menjadi oase spiritual bagi Civitas Academica UNWIRA di tengah tuntutan tugas akademik dan berbagai dinamika kampus.
“Kehadiran rumah doa di dalam kompleks kampus menegaskan bahwa pembentukan karakter intelektual tidak boleh dipisahkan dari kematangan nilai-nilai rohani,” ungkap Frans.
Ia menyebut perguruan tinggi sebagai “dapur intelektual” bagi masa depan daerah. Karena itu, keberadaan Kapela juga dinilai memiliki kaitan dengan upaya membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga karakter dan nilai moral.
“Pembangunan suatu wilayah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas sdm yang dihasilkan,” tambahnya.
Menurut Fransiskus, UNWIRA memiliki potensi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, kejujuran, dan empati.
Dalam konteks tersebut, Kapela Sakramen Mahakudus diharapkan menjadi salah satu ruang yang mendukung proses pembentukan pribadi mahasiswa dan seluruh Civitas Academica, sekaligus memperkuat kehidupan spiritual di lingkungan kampus. (ys/ms)