12 March 2021 - Oleh
Kategori :
"Strategi Penyusunan Proposal PKM"Jadi Tema Kegiatan Coaching Clinic PKM2021: Sambutan Rektor
Universitas Katolik Widya Mandira mengadakan kegiatan Coaching Clinic Program kreativitas
mahasiswa (PKM) bagi para dosen dan mahasiswanya. Kegiatan ini berlangsung
selama dua hari yakni tanggal 12 sampai 13 Maret 2021 dan dilaksanakan secara
virtual melaui Zoom dan kanal youTube Universitas Katolik Widya
Mandira. Para pemateri dalam kegiatan Coaching
Clinic ini ialah beberapa dosen yang pernah lolos PKM antara lain; Dr.
Maximus M. Taek, M.Si (PKM 8 bidang), Dr. Adri Gabriel Sooai, ST., M.T (PKM Gagasan Futuristik), Gerardus Diri Tukan, S.Pd., M.Si (PHP2D), Fransiska D. Setyaningsih,
M.Si (PKM PSH), Aloysius J. Fernandez, S.Si., M.Si (PKM PM), Gaudensius
U.U.B. Duhan, S.Si., M.Sc (PKM P).

Kegiatan itu dibuka oleh Rektor UNWIRA, Dr. Philipus
Tule, SVD dengan pertama-tama menyampaikan Selamat Merayakan Isra dan Miraj
(27 Rajab 1442 Hijriyah). Sebagai seorang ahli Islamologi, ia juga menjelaskan
arti perayaan Isra dan Miraj yang menjadi salah satu perayaan penting umat
Islam. Lebih dari pada itu ia juga memaknai perayaan ini sebagai wadah untuk
memerangi kebodohan religius maupun akademis. Kegiatan Coaching Clinic Program kreativitas mahasiswa (PKM) baginya
merupakan cara untuk meninggalkan pasivitas atau kedataran hidup akademia demi mengembangkan
aktivitas dan kreativitas Dosen dan Mahasiswa UNWIRA.
Baru 2 (dua) hari yang lalu (tanggal 11 Maret 2021)
sanak kerabat kita yang Muslim dan Muslimat merayakan Isra dan Miraj (27
Rajab 1442 Hijriyah). Karena itu layaklah kita menyampaikan Selamat Merayakan
Isra dan Miraj (27 Rajab 1442 Hijriyah)! Isra dan Miraj adalah pesta
Islamiyah merayakan Perjalanan malam Nabi Muhammad SAW menggunakan boraq dari
Mesjid al-Haram di Mekkah menuju Mesjid al-Aqsa di Darussalam (Jerusalem) pada
malam 27 Rajab (bulan ke-7) thn 621 Masihiyah. Sang Nabi Muhammad SAW lalu naik
ke Langit ke tujuh, dan ke Sidratal Muntaha serta berjumpa dengan
Allah Subhanahu wa taala. Dalam perjumpaan dan dialog itu ada
berbagai hal mulia yang diterima dari Allah. Salah satu yang istimewa adalah
Penjadwalan Salat Wajib Lima Waktu yang diberikan kepada Nabi dan Umat Islam
(berdoa wajib 5 kali sehari) untuk memuliakan Allah dan memperoleh kekuatan
dalam menghadapi aneka tantangan serta kemaksiatan, kebodohan religius (atau
JAHILIYAH). Apa nilai pembelajaran bagi kita para akademisi (dosen dan
mahasiswa di Perguruan Tinggi)?
Kita pun harus memerangi berbagai jenis KEBODOHAN (baik
religius maupun akademis). Kita harus mencari terang pencerahan budi (Aufklarung)
dengan melakukan berbagai cara, antara lain meng-awan/mengudara sebagai simbol
meninggalkan pasivitas atau kedataran hidup akademia ini dengan Coaching Clinic Penyusunan Proposal
Kreativitas Mahasiswa Tahun Ajaran 2021.
Dengan kerja sama yang intensif dan efektif, di dalam
kelas perkuliahan dan di luar kelas untuk lebih mengembangkan aktivitas dan
kreativitas Dosen dan Mahasiswa UNWIRA, menjawabi tawaran kompetisi oleh
Pemerintah (c.q. Mendikbud, Dirjendikti). Daya dan semangat kompetisi akademis
kita (Dosen dan Mahasiswa UNWIRA) perlu terus dan senantiasa dipacu juga lewat
kegiatan seperti ini COACHING (+ LATIHAN) oleh home COACH kita sendiri. Kepercayaan akan kemampuan diri (lembaga)
harus disadari dan dimanfaatkan oleh kita sendiri, karena dalam kebersamaan dan
kesatuan UNIVERSITY (kesatuan arah: Uni + Versus) kita bisa berbuat apa saja.
Saya, secara pribadi sangat mendukung kegiatan seperti ini dan memimpikan bahwa
suatu saat nanti (tahun depan/ 2022) akan ada puluhan dan bahkan ratusan
PROPOSAL PKM akan di-submit dan lolos
serta menang dalam kompetisi. Pandanglah beberapa proposal dan hasil
kreativitas mahasiswa dan dosen kita beberapa saat terakhir ini (Prodi
Komunikasi, F-MIPA, F-Tehnik bersama beberapa dosen pendamping mereka). UNWIRA
masih memendam ratusan dosen dan ribuan mahasiswa potensial. Tinggal kita
menggerakkan dan melambungkannya ke permukaan. Saya memberi insentif sebagai
tanda apresiasi atas kreativitas dosen dan mahasiswa yang hasil penelitian
ataupun PKM di-publish di Journal
Internasional terindeks SCOPUS (Rp 1.000.000 per artikel sebagai Penulis
Pertama).
Oleh karena itu, saya berterima kasih pada bapak Warek
III dalam kerjasama dengan LPPM telah merancang kegiatan Coaching Clinic ini, agar semua peserta (dosen dan mahasiswa)
sungguh-sungguh; pertama, memahami
tujuan dan konsep dasarnya. Kedua, menemukan
masalah dan menghasilkan ide/gagasan
berbenefit, orisinal, kreatif, inovatif. Ketiga, menaati aturan pokok dalam Buku
Panduan PKM 2021. Ketiga, mengingat
Batas waktu dan kelengkapan administratifnya.

Dengan pokok pikiran ini, sambil memohon penyertaan Tuhan
demi kesuksesan kegiatan ini, secara resmi saya membuka Kegiatan Coaching Clinic PKM 2021 dengan tema Strategi Penyusunan
Proposal Program Kreativitas Mahasiswa. Tuhan memberkati kita semua,
ungkap ahli Islamologi itu.