29 May 2026 - Oleh

Kategori :

Dekan Fakultas Hukum Resmi Buka Workshop Kurikulum Berbasis OBE


UNWIRA - Program Studi Hukum, Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Mandira menggelar workshop kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang berlangsung sejak 29 Mei 2026 dan akan berakhir pada 26 Juni 2026. Kegiatan ini bertempat di lantai 1 Gedung UNWIRA Kampus Merdeka.  Kegiatan ini dihadiri oleh para Dosen Fakultas Hukum, alumni, dan Sekretaris Pusat Pengembangan Pembelajaran (P3), Dr. Rikardus Hera, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber yang memberikan berbagai masukan strategis bagi pengembangan Program Studi Hukum.

Workshop ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi dan menyempurnakan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan dunia kerja. Beberapa agenda utama yang dibahas meliputi evaluasi kurikulum, hasil tracer study, serta peninjauan kembali visi dan misi Program Studi Hukum sebagai dasar pengembangan pendidikan hukum yang berkelanjutan.

Dekan Fakultas Hukum, Finsensius Samara, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pengembangan kurikulum harus tetap berpijak pada nilai-nilai etika dan integritas. Ia menekankan bahwa Fakultas Hukum UNWIRA berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, tanggung jawab sosial, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dan dinamika masyarakat.

Baca Juga: FISIP UNWIRA GELAR KULIAH UMUM: MENAKAR STABILITAS FISKAL NTT DI ERA DESENTRALISASI

Senada dengan itu, Ketua Program Studi Hukum, Br. Yohanes Arman, S.H., M.H., menjelaskan bahwa OBE merupakan pendekatan pendidikan yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan (CPL), yaitu kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan studi. 

“Melalui pendekatan ini, seluruh proses pembelajaran dirancang untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan profesi, perkembangan dunia kerja, serta tuntutan masyarakat yang terus berubah,” terang Br. Arman.

Pada sesi diskusi, Dr. Rikardus Hera, S.Pd., M.Pd., memberikan berbagai masukan terkait penyelarasan visi dan misi program studi dengan capaian pembelajaran lulusan. Masukan tersebut diharapkan mampu memperkuat orientasi kurikulum yang berpusat pada hasil belajar sekaligus menjawab kebutuhan nyata dunia profesi hukum. Selain itu, pengembangan kurikulum juga diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Para alumni turut berpartisipasi baik secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting dengan membagikan pengalaman mereka di dunia kerja. Ferdinandus Himan, S.H., salah seorang alumnus, menyampaikan bahwa lulusan hukum saat ini tidak hanya dituntut menguasai teori dan praktik hukum, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang pemerintahan, 

“Lulusan juga harus memiliki integritas dan etika yang kuat dalam menjalankan profesinya,” tambahnya. 

Baca Juga: Prodi Ilmu Komputer UNWIRA Perkuat Literasi Keamanan Siber melalui Kuliah Umum Bersama EC-Council

Beberapa alumni lainnya turut menekankan pentingnya keterampilan berbicara di depan publik dan penguasaan bahasa asing sebagai kompetensi yang perlu diperkuat dalam kurikulum Fakultas Hukum UNWIRA. Menurut mereka, kemampuan tersebut menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia profesional yang semakin kompetitif dan terbuka secara global.

Melalui workshop ini, Fakultas Hukum UNWIRA menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Sinergi antara dosen, alumni, dan mitra eksternal diharapkan mampu menghasilkan lulusan hukum yang profesional, berintegritas, beretika, serta siap menjawab tantangan dunia kerja dan dinamika perkembangan hukum di tingkat nasional maupun global. (rn/ys/ms)