18 January 2022 - Oleh
Kategori :
Mahasiswa Unwira Peserta KKN Diminta Bantu Kembangkan BUMDes

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa NTT Viktor Manek memberikan pembekalan kepada Mahasiswa Unwira peserta KKN di aula St Imaculata, gedung Rektorat Unwira, Penfui, Senin (17/1/2022). (DOK. UNWIRA KUPANG)
- Sebanyak 420 mahasiswa
Universitas Katolik (Unika) Widya Mandira segera diterjunkan untuk melaksanakan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode ganjil 2021/2022.
Para mahasiswa itu
diminta untuk membantu masyarakat mengelola potensi daerah, seperti Badan Usaha
Milik Desa (BUMDes) di lokasi KKN. Permintaan itu disampaikan oleh Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat Desa NTT Viktor Manek dalam materinya tentang BUMDes
sebagai Kekuatan dan Kemandirian Ekonomi Desa. Viktor menyampaikan materinya
itu dalam pembekalan Mahasiswa Unwira peserta KKN di aula St Imaculata, gedung
Rektorat Unwira, Penfui, Senin (17/1/2022).
Dalam rilis yang diterima
dari Dosen FISIP Unwira Mikhael Rajamuda Bataona, Viktor menjelaskan, NTT
adalah negeri yang sangat kaya raya, termasuk kekayaan di bidang pariwisata dan
komoditi unggulan. Hanya saja, belum sungguh-sungguh dioptimalkan dan belum
dinarasikan secara baik.
Oleh karena itu, Viktor
meminta para peserta KKN membantu Pemprov NTT memperkuat BUMDes di lokasi KKN
dengan kemampuan serta ilmu yang dimiliki.
Terutama, menarasikan produk-produk yang dihasilkan oleh
BUMDes agar dikenal secara luas. Misalnya peserta yang berasal dari Jurusan
Bahasa Inggris, bisa membantu menarasikan kain tenun, atau produk-produk BUMDes
lainnya dalam Bahasa Inggris agar bisa dikenal para wisawatan dan pembeli
secara luas. Sedangkan peserta dari jurusan Teknik, bisa memberdayakan
masyarakat dalam pemanfaatan bambu.
Karena potensi bambu di Flores misalnya, adalah kualitas
bambu terbaik di dunia. Bahkan potensi Jambu mente NTT adalah yang terbaik di
dunia yaitu yang berasal dari Flores Timur, Sikka, dan Sumba. Demikian juga
peserta dari jurusan lainnya.
"Kunci penguatan BUMDes itu pada narasinya. Jadi
teman-teman yang 420 orang ini harus bisa mempraktekan narasi itu sesuai ilmu
kalian. Kekuatan narasi itu utama untuk membantu BUMBDES menjual produk-produk
mereka," pinta Viktor.
Untuk itu Viktor meminta para peserta KKN Tematik Unwira
untuk membantu mengidentifikasi potensi desa dan bersama BUMDes mendiskusikan
dan memutuskan jenis usaha BUMDes apa yang sesuai dengan potensi tersebut. Para
peserta KKN juga diminta mengembangkan SDM di desa yang disesuaikan dengan
kreativitas mahasiswa KKN berbasiskan pada ilmunya.
Selain itu, membantu masyarakat membangun jejaring
pemasaran dengan memanfaatkan promosi berbasis digitalisasi. Serta yang terakhir membantu membenahi infrastruktur
di desa menggunakan Dana Desa sesuai kewenangan dan diputuskan dalammusyawarah
desa. *** (VICTORY NEWS)