26 February 2024 - Oleh
Kategori :
Fakultas Teknik UNWIRA Gelar Kegiatan Penutupan KKN-T

UNWIRA – Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira melaksanakan kegiatan Penutupan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Internasional dan Nasional di Aula St. Hendrikus, Lt. 4, Gedung Rektorat, Kampus Penfui, pada Kamis (22/02/24).
Baca Juga: British Embassy Jakarta Sosialisasikan Beasiswa Chevening di UNWIRA
Program KKN-T Internasional Fakultas Teknik dilaksanakan di ibu kota negara Timor Leste, Dili, dengan tema Engineering & Technology for Society’s Sustainable Growth, sedangkan KKN-T Nasional berlangsung di Desa Baumata Timur, Kabupaten Kupang, dan mengangkat tema Engineering & Technology for Humanity – We Build Together. Kedua program tersebut dilaksanakan pada 16 Januari – 16 Februari 2024.

Program KKN-T ini terdiri dari tujuh kegiatan utama, yakni KKN-T Internasional, Desain Pastori dan Gasebo, Database Kesehatan, Desain Paud, Desain SDN Manefu, Desain Jalan, dan Desain DPT.
Ketua Panitia, Gregorius Paus Usboko, S.T., M.T., menyatakan bahwa setiap Program Studi yang ada di Fakultas Teknik melaksanakan KKN-T sesuai tuntutan visi dan misi masing-masing Program Studi.
“Prodi Teknik Sipil misalnya, melakukan perencanaan pengerasan jalan. Nah, itu tentunya sesuai dengan kebutuhan di desa. Kemudian dari satu kegiatan bisa menghasilkan jurnal pengabdian dan jurnal penelitian,” ungkapnya.
Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, Dr. Eliazer Teuf S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, ada tiga kompetensi sosial yang didapatkan dalam program ini, yaitu pertanggung jawaban, kemampuan komunikasi, dan berdampak.
“Nah, adik-adik mahasiswa UNWIRA, khususnya Fakultas Teknik sudah memberikan dampak yang besar bagi masyarakat Desa Baumata Timur,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang juga berharap agar pemerintah dan perguruan tinggi bekerja sama membangun sumber daya manusia yang senantiasa bertumbuh dan berkelanjutan.
“Tema seperti ini yang harus kita gali untuk pertumbuhan masyarakat yang berkelanjutan dan pemerintah daerah Kabupaten Kupang sungguh merasakan dampak positif melalui program KKN-T yang dijalankan,” tegasnya.

Di sisi lain, Dekan Fakultas Teknik UNWIRA Dr. Don Gaspar da Costa, S.T., M.T., menekankan bahwa KKN tersebut tidak hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga tentang mempraktikkan ilmu di masyarakat.
“Di akhir kegiatan ini, saya berharap agar mahasiswa KKN-T pelan-pelan mengasah kemampuan berkomunikasi dan memahami apa yang memang dirasakan masyarakat, bukan saja soal kita memaparkan ilmu yang kita dapatkan, apa yang kita tau, tetapi bagaimana kita bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa dan bermanfaat,” tandasnya.
(Penulis: Jefri Seran; Editor: Yosefa Saru)