21 June 2024 - Oleh
Kategori :
Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNWIRA Gelar Seminar Nasional

UNWIRA - Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Katolik Widya Mandira menggelar seminar nasional dengan tema, “Menyongsong Karier Unggul: Membangun Profil Lulusan Fakultas Ekonomika dan Bisnis yang Kompetitif dan Berdaya Saing”, pada jumat (21/05/2024) di Aula St. Hendrikus, Lt. 4, Gedung Rektorat UNWIRA. Peserta seminar terdiri dari dosen dan mahasiswa FEB UNWIRA.
Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan Public Speaking, Prodi Manajemen UNWIRA Adakan Kuliah Umum
Seminar nasional ini menghadirkan 4 pembicara yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Ketua Inkopdit Indonesia, Dr. Drs. Wara Sabon Dominikus, M.SC., Kepala bidang Anggaran dan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Joni Ericson Ataupah, S.P., M.M., Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi NTT, Sylvia R. Peku Djawang, S.P, M.M., dan Riski Firdaus, perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT.
Dalam laporan kepanitiannya, Ketua Panitia Pelaksana, Mariano Firmansyah, S.M., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat dalam seminar nasional ini.
“Saya sangat bersyukur dan merasa bangga dengan kehadiran semua orang dalam kegiatan ini. Saya harap, forum ini dapat menambah wawasan dan menginspirasi kita semua, khususnya para mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga berharap seminar nasional ini dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sementara itu, Dekan FEB UNWIRA, Dr. M.E., Perseveranda, M.Si., dalam sambutannya menyatakan bahwa seminar ini dilaksanakan dengan tujuan agar para pemateri dapat membagikan ilmu dan wawasannya kepada dosen dan mahasiswa yang hadir.
“Saya meminta bapak dan ibu dosen serta mahasiswa untuk sungguh-sungguh mengikuti seminar hari ini,” tekannya.

Lebih lanjut, ia menyoroti empat keterampilan yang harus dimiliki oleh mahasiswa ketika memasuki dunia kerja di Era Society 5.0.
"Mahasiswa harus memiliki keterampilan teknologi dan digitalisasi. Mereka juga dituntut untuk berpikir kritis dan kreatif agar bisa menyelesaikan masalah," ungkapnya
Ia juga menambahkan pentingnya kemampuan kolaborasi dan komunikasi, karena dalam dunia kerja, kerja tim sangat diperlukan. Selain itu, keterampilan kepemimpinan dan inovasi juga ditekankan sebagai kunci sukses di era yang selalu berubah dengan cepat.
Baca Juga: Festival Sapere Aude III Usung Tema Mahasiwa dan Perkembangan Teknologi di Era Post-Truth
“Kita dituntut untuk melakukan perubahan dan belajar sepanjang masa, serta harus memiliki wawasan global dan lokal,” ungkapnya.
Dr. Perseveranda turut menyampaikan harapannya agar melalui seminar ini, dosen dan mahasiswa yang berpartiskpasi dapat memperoleh pengetahuan baru dan memperluas jaringan.
(Penulis: Tarsisius Galung; Editor: Yosefa Saru)