25 January 2022 - Oleh

Kategori :

Kuliah Kerja Nyata Bukan Untuk Menggurui Masyarakat Desa


 


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari Unwira diterima di Desa Tablolong.

– Perserta KKN Unwira periode Ganjil 2021/2022, akhirnya tiba di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, Senin (24/1/2022), pukul 10.00 WITA. Para mahasiswa KKN pun diterima di Kantor Desa Tablolong, dan dilakukan serah terima dari kampus UNWIRA yang diwakili oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Kornelius Kroon, yang juga dosen Prodi Akuntansi, kepada pihak desa.

Dalam acara serah terima yang berlangsung kurang lebih satu setengah jam itu hadir para mahasiswa KKN yang berjumlah 15 orang, DPL dan pihak pemerintah desa Tablolong. Suasana nampak cair dan akrab karena masyarakat Tablolong juga terlihat antusias menerima kedatangan para mahasiswa KKN Unwira.

Menurut masyarakat, mereka sudah lama merindukan kedatangan mahasiswa KKN. Di mana, dalam kurun waktu tiga tahun belakangan ini, sejak tahun 2019, hampir tidak pernah ada lagi kampus yang mengutus mahasiswa/i untuk melakukan KKN di wilayah Desa Tablolong. Hal ini dapat dimaklumi mengingat situasi pandemi yang tentu saja memaksa kampus terpaksa melaksanakan KKN secara online. Dalam sambutannya, DPL Kornelis Kroon menjelaskan maksud dan tujuan dari kuliah kerja nyata. Dia mengingatkan mahasiswa KKN agar selalu menyadari bahwa maksud kehadiran seorang mahasiswa KKN di tengah masyarakat adalah bukan untuk menggurui masyarakat.

Menurut dia, para mahasiswa harus rendah hati untuk belajar dan terbuka untuk berinteraksi sesuai dengan konteks dan situasi hidup masyarakat. Tidak lupa dosen yang dikenal sebagai pribadi yang ramah dan komunikatif serta dekat dengan mahasiswa ini, menyampaikan agar kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat bisa mengoptimalkan dan mengaktualisasikan segala ilmu yang telah diperoleh dalam mengembangkan desa melalui dua proyek besar yakni pengembangan BUMDES dan juga berkaitan dengan pencegahan stunting yang menjadi problem besar provinsi NTT.

Untuk diketahui, pihak kampus UNWIRA telah membangun mitra kerja dengan Dinas PMD NTT dan juga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Konsentrasi kuliah kerja nyata UNWIRA kali ini memang berpusat pada dua program diatas. Karena itu sebelum turun ke lokasi para mahasiswa dan DPL dibekali dengan materi yang dibawa langsung oleh dua kadis dari dua instansi tersebut.

Menanggapi kehadiran UNWIRA khususnya para mahasiswa KKN di Desa Tablolong, pihak pemerintah desa yang diwakili Sekertaris Desa Ferdinan J. Henuk, menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus harapan yang besar terhadap para mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja nyata di desanya itu, datang harus melakukan dan membuat sesuatu yang berkesan untuk masyarakat. Tidak lupa pula dia tekankan agar mahasiswa setelah pulang dari Tablolong bisa membawa sesuatu yang lebih dan bisa menjadikan para mahasiswa maju baik dalam hal ilmu maupun pengalaman. (st)