16 February 2024 - Oleh

Kategori :

Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UNWIRA Adakan Kegiatan Bakti Sosial


UNWIRA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Katolik Widya Mandira melakukan pembersihan lingkungan bersama warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, pada Jumat (26/01/2024). Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya peduli lingkungan dengan fokus utama pada pembersihan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 13 mahasiswa UNWIRA bersama puluhan warga membersihkan sampah dan memotong rumput di pinggiran Jalan Timor Raya.

Baca Juga: Tingkatkan Pengelolaan Keuangan Masyarakat, Mahasiswa FEB UNWIRA Adakan Penyuluhan

Elvira Maristo, Koordinator Kelompok, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial yang dilakukan merupakan program kelompok yang melibatktan masyarakat di RT 05, 06, dan 07 di Dusun 1, Desa Mata Air.

“Posisi Dusun 1 ini berada tepat di Jalan Timor Raya, dan tentu banyak pengguna jalannya, sehingga kurang elok dipandang jika banyak sampah yang berserakan di pinggir jalan. Jadi, sudah seharusnya kami sebagai mahasiswa memberikan contoh yang baik bagi masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama jalan umum yang menjadi jalur lintas utama” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa selain menjalankan program kelompok KKN lainnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan terutama di Jalan Timor Raya. Selain itu ia juga mengatakan bahwa bukan hanya warga setempat saja yang tidak boleh membuang sampah di pinggir jalan, melainkan pengguna jalan juga harus menjaga kebersihan  dengan tidak membuang sampah di sepanjang Jalan Timor Raya.

Sementara itu, Ketua RT 06/ RW 03, Lambertus Sunbanu, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan.

“Ini merupakan kegiatan yang bagus dari mahasiswa karena menambah semangat masyarakat untuk bergerak dalam membersihkan lingkungan sekitar,” jelasnya. 

Baca Juga: Fakultas Filsafat UNWIRA dan IKADA Kupang Selenggarakan Peluncuran dan Bedah Buku

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat agar memiliki kesadaran terhadap kebersihan lingkungan.

“Kegiatan yang baik seperti ini akan terus kami galakan agar lingkungan kami tetap bersih,” ujarnya.

Santo Kause, salah satu warga RT 06/ RW 03, mengatakan bahwa harus ada intervensi pemerintah dalam pembersihan lingkungan.

“Lebih bagus kalau pemerintah membuat tempat sampah di sekitaran jalan Timor Raya karena ini sangat berdampak pada kerukunan warga, karena jika membuang sampah sembarangan apalagi di tanah yang bukan miliknya akan mengakibatkan terjadinya masalah di antara warga setempat,” pungkasnya.

(Penulis: Elvira Maristo dan Reli Nahak; Editor: Yosefa Saru)