15 December 2025 - Oleh

Kategori :

BESTMEN UNWIRA Bahas Penerapan Ilmu Marketing dalam Dunia Kerja


UNWIRA – Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi (BEMPS) Manajemen, Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA), menggelar BESTMEN (Bincang Seru Manajemen) dengan tema “From Campus to Market: Bagaimana Ilmu Marketing Diterapkan di Dunia Nyata" pada Jumat (12/12/2025) pukul 19.00 WITA secara daring melalui Zoom Meeting.

BESTMEN merupakan kegiatan rutin program Studi Manajemen yang bertujuan memperkaya wawasan mahasiswa mengenai isu-isu aktual di bidang manajemen dan bisnis, serta menjembatani teori perkuliahan dengan praktik dunia kerja.

Diskusi kali ini menghadirkan Eduardo Edwin Ang, S,T., M.M., sebagai narasumber dan dipandu oleh Septiani Arbania, S,E., M.B.A selaku moderator.

Eduardo Edwin, dalam paparannya mengungkapkan latar belakang pendidikannya di bidang Teknik Industri dan pengalaman bekerja di lingkungan korporasi, termasuk di Head Office Indomaret Jakarta dan PT Gudang Garam. Menurutnya, pengalaman tersebut menegaskan pentingnya penguasaan ilmu manajemen dalam dunia profesional.

“Setelah saya terjun ke dunia kerja, saya menyadari bahwa ilmu manajemen sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk melanjutkan studi ke Magister Manajemen agar dapat memperdalam pemahaman tersebut," ujar Edwin.

Ia juga menjelaskan penerapan konsep marketing mix (4P) yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi, dalam dunia kerja.

Edwin mencontohkan industri rokok yang memiliki pasar relatif stabil, tetapi tetap menghadapi berbagai tantangan.

“Tantangan terbesar saat ini adalah kenaikan pajak rokok yang berdampak pada harga produk. Oleh karena itu, perusahaan harus menyiasatinya dengan strategi promosi agar tetap menarik bagi konsumen,” jelasnya.

Baca Juga: Program Studi Pendidikan Musik UNWIRA Gelar Pagelaran “Simfoni Congka Sae”

Pada sesi tanya jawab, Theresia Sion, mahasiswa semester V Program Studi Manajemen, mengangkat persoalan kesiapan Generasi Z dalam menghadapi dunia kerja di tengah stigma negatif yang kerap melekat pada mereka. Menanggapi pertanyaan tersebut, Edwin menekankan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap teknologi di era digital.

“Mahasiswa, khususnya Generasi Z, harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Perusahaan saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya bekerja keras, tetapi juga mampu bekerja secara efisien dengan dukungan teknologi,” ujar Edwin. (nm/ys/ms)