24 June 2026 - Oleh

Kategori :

Rektor UNWIRA Paparkan Strategi Menuju Kampus Unggul 2030


UNWIRA – Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) terus melakukan berbagai pembenahan dan pengembangan untuk mewujudkan target UNWIRA Unggul 2030. Komitmen tersebut disampaikan Rektor UNWIRA, P. Dr. Stefanus Lio, SVD., S.Fil., M.A., dalam podcast bersama Pos Kupang bertajuk Di Balik Layar UNWIRA Menuju Kampus Unggul” yang berlangsung pada Rabu (24/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pater Stef menjelaskan bahwa pencapaian status perguruan tinggi unggul membutuhkan pemenuhan berbagai indikator dan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, UNWIRA terus melakukan upaya strategis secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan mutu pembelajaran, hingga pengembangan sarana dan prasarana pendukung.

Salah satu langkah penting yang sedang dilakukan adalah pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum ini dirancang untuk memastikan proses pembelajaran berorientasi pada capaian kompetensi lulusan sehingga mahasiswa memiliki keahlian yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

“Melalui kurikulum ini, mahasiswa akan menjadi lebih kompeten dan ahli di bidangnya masing-masing,” ungkap Pater Stef.

Baca Juga: Fakultas Hukum UNWIRA Resmi Buka Pendidikan Khusus Profesi Advokat

Dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan, UNWIRA juga mengimplementasikan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) yang memungkinkan mahasiswa mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat. 

Selain kompetensi akademik, UNWIRA turut memberikan perhatian pada pengembangan keterampilan nonteknis (soft skills). Melalui Kantor Kerja Sama dan Pusat Karier, berbagai kegiatan pengembangan diri terus dilakukan, termasuk menghadirkan para praktisi dari berbagai bidang untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Langkah ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa agar mampu berkontribusi secara maksimal dalam kehidupan profesional maupun sosial.

Lebih lanjut, Pater Stef mengungkapkan bahwa UNWIRA saat ini sedang melakukan pemetaan terhadap program-program studi yang memiliki potensi besar untuk meraih predikat unggul dalam beberapa tahun ke depan sebagai salah satu syarat perguruan tinggi meraih “Unggul”. Di samping itu, peningkatan kualitas dosen juga menjadi fokus utama melalui dorongan bagi para dosen untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral.

Menurutnya, pencapaian target UNWIRA Unggul 2030 membutuhkan keterlibatan dan komitmen seluruh Civitas Academica, mulai dari tingkat program studi hingga pimpinan universitas. Oleh karena itu, berbagai pendekatan dan koordinasi terus dilakukan guna membangun kesamaan visi dan pemahaman tentang arah pengembangan institusi.

“Saya melakukan pendekatan kepada program-program studi untuk mendorong pemahaman yang sama tentang UNWIRA Unggul,” jelasnya.

Pater Stef juga menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah, mitra kerja sama, alumni, serta berbagai lembaga profesional menjadi faktor penting yang turut memperkuat langkah UNWIRA dalam mencapai target tersebut.

Dengan berbagai strategi yang telah dijalankan dan semangat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pater Stef menyatakan optimismenya bahwa target UNWIRA Unggul 2030 dapat diwujudkan sesuai rencana.

“Dengan kerja keras, komitmen bersama, doa, serta dukungan berbagai pihak, saya optimis UNWIRA dapat mencapai target sebagai perguruan tinggi unggul pada tahun 2030,” pungkasnya. (ys/ms)