03 December 2025 - Oleh

Kategori :

Mahasiswa Fakultas Filsafat UNWIRA Raih Prestasi dalam Lomba Debat dan Pidato Bahasa Inggris


UNWIRA - Mahasiswa Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Widya Mandira berhasil menorehkan prestasi dalam lomba debat dan pidato bahasa inggris yang diselenggarakan oleh Fakultas Filsafat UNWIRA bekerja sama dengan Instituto Superior de Filosofia e de Teologia (ISFIT).  Lomba yang mengusung tema “Membangun Jembatan Dialog ‘In Illo Uno Unum’ di Perbatasan RI & RDTL” ini diikuti oleh mahasiswa dari Indonesia dan Timor Leste.

Dalam lomba debat yang dilaksanakan di Batu Gade (Dili-Timor Leste) pada 24-25 November 2025, mahasiswa UNWIRA berhasil meraih juara 1 dan 3. Juvito Caiero, mahasiswa semester tiga sekaligus salah satu anggota tim, menilai bahwa kompetisi ini bukan sekadar momen adu gagasan, tetapi kesempatan untuk berdialog mengenai isu-isu aktual.

“Dalam lomba debat tentu saja ada pertukaran gagasan di sana. Kalah-menang itu soal biasa, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita membangun dialog melalui pertukaran gagasan itu sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Caiero.

Baca Juga: UNWIRA Kupang Gelar Seminar Internasional Mengenai Transformasi Komunikasi di Era Post-Truth

Caiero menekankan pentingnya berkontribusi kepada masyarakat melalui gagasan-gagasan yang baik.

“Gagasan-gagasan yang baik itu tidak boleh dibiarkan begitu saja di dalam kepala, tetapi harus dibagikan agar bisa memberikan dampak kepada banyak orang,” tambah Caiero.

Sementara itu, pada lomba pidato bahasa Inggris yang dilaksanakan di Atapupu, Indonesia, pada 17 November 2025, mahasiswa Fakultas Filsafat kembali menorehkan prestasi. Eko Setiawa, mahasiswa semester tujuh, berhasil meraih juara 1, sedangkan Yolis Kaku Wally, mahasiswa semester tiga, meraih juara 3. Menurut Yolis, lomba pidato bahasa Inggris merupakan suatu momen yang tepat untuk membagikan gagasan yang berkualitas dan melatih public speaking.

“Saya merasa senang tetapi juga gugup saat mengikuti perlombaan ini. Namun, yang terpenting adalah momen ini dapat kami gunakan untuk membagikan gagasan tentang tema yang diangkat dan melatih public speaking kami,” jelas Yolis.

Lomba debat dan pidato bahasa Inggris ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPKM) yang dilakukan oleh Fakultas Filsafat UNWIRA bersama ISFIT Dili, Timor Leste. (jf/ys/ms)