12 June 2026 - Oleh
Kategori :
LPPM UNWIRA Bekali 97 Mahasiswa Untuk Program Desa Binaan

UNWIRA - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) memberikan pembekalan kepada 97 mahasiswa peserta program Desa Binaan sebelum melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Nekmese, Kabupaten Kupang, yang akan berlangsung pada 10 Juli - 10 Agustus mendatang.
Para mahasiswa yang berasal dari tujuh Fakultas ini akan mengikuti empat sesi pembekalan. Pada sesi pembekalan pertama, mahasiswa diperkenalkan dengan kondisi, potensi, serta berbagai persoalan yang dihadapi Desa Nekmese melalui pemaparan langsung Kepala Desa Nekmese.
Program ini melibatkan sejumlah mitra yang akan turut memberikan pembekalan kepada mahasiswa. SolarChapter akan memberikan pendampingan terkait penanganan persoalan air bersih, sementara Buku Bagi NTT dan Media Pendidikan Cakrawala NTT akan berfokus pada penguatan literasi masyarakat.
Baca Juga: Eksplorasi Pangan Lokal NTT, FST UNWIRA Hadirkan Pegiat Pangan dalam Kuliah Umum
Selain itu, Dosen Teknologi Pangan, ahli gizi, serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat turut dilibatkan untuk memberikan pembekalan mengenai pengolahan pakan ternak dan upaya penanganan stunting. Mahasiswa juga akan mendapatkan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang difasilitasi oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Polda NTT.
Berbagai kegiatan ini, kata Sekretaris LPPM, Beatrix Yunarti Manehat, SE., M.SA., dirancang untuk meningkatkan kapasitas serta kompetensi mahasiswa agar mampu menyelesaikan permasalahan di Desa Nekmese.
"Sebelum turun ke lapangan, mahasiswa dibekali selama empat minggu agar mereka memiliki pemahaman mengenai masalah dan cara menanganinya," jelas Beatrix.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala LPPM UNWIRA, Kepala Divisi Pengabdian LPPM, dosen pembimbing lapangan, serta asisten pembimbing lapangan yang merupakan mahasiswa aktif yang direkrut untuk membantu pelaksanaan program. (ys/ms)