18 September 2026 - Oleh
Kategori :
UNWIRA dan INCT Timor-Leste Tandatangani MoU, Perkuat Kolaborasi Riset Internasional

UNWIRA — Universitas Katolik Widya Mandira memperkuat kerja sama riset internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Instituto Nacional de Ciência e Tecnologia (INCT) Timor-Leste, Jumat (18/9/2026), di Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor UNWIRA, Pater Dr. Stefanus Lio, SVD., S.Fil., MA., bersama Presiden INCT Timor-Leste, Prof. Dr. José Cornelio Gutteres. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor III UNWIRA, Dr. Yohanis Nurak Siwa, M.Pd., perwakilan dosen UNWIRA, Dr. Stanis Man, SE., M.Si., serta Wakil Presiden INCT Timor-Leste, Dr. Augusto da C. Soares.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun kemitraan riset lintas negara antara UNWIRA dan INCT Timor-Leste. Kolaborasi tersebut berfokus pada pengembangan penelitian bersama dalam sejumlah bidang prioritas, meliputi teknologi industri, kesehatan masyarakat (public health), humaniora, ekonomi dan pariwisata, tata kelola lingkungan dan keanekaragaman hayati, serta pengembangan blue economy dan green economy. Selain itu, kedua lembaga juga menaruh perhatian pada isu-isu perbatasan antara Indonesia dan Timor-Leste yang memiliki relevansi strategis bagi pembangunan kawasan.
Baca Juga: LCCM UNWIRA 2026 Perluas Ruang Kompetisi Matematika Siswa SMA se-NTT
Rektor UNWIRA, Pater Dr. Stefanus Lio, SVD., S.Fil., MA., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen UNWIRA dalam memperluas jejaring internasional, khususnya di bidang penelitian.
“Kerja sama ini merupakan momentum penting bagi UNWIRA untuk memperkuat kolaborasi riset di tingkat internasional. Kami berharap kemitraan dengan INCT Timor-Leste dapat melahirkan penelitian bersama yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di kawasan perbatasan dan wilayah kepulauan.”

Sementara itu, Presiden INCT Timor-Leste, Prof. Dr. José Cornelio Gutteres, menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian yang berdampak bagi masyarakat.
“Kolaborasi antara INCT Timor-Leste dan UNWIRA diharapkan dapat memperkuat kapasitas penelitian kedua lembaga. Dengan menggabungkan keahlian dan pengalaman para peneliti, kita dapat mengembangkan riset yang lebih relevan dengan persoalan masyarakat serta tantangan yang dihadapi kedua negara," tekannya.
Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat mengembangkan berbagai agenda penelitian bersama, memperkuat kapasitas peneliti, serta mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik di tingkat internasional. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menghasilkan riset yang mendukung pembangunan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, pengembangan ekonomi lokal, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap dinamika sosial, budaya, dan persoalan perbatasan Indonesia dan Timor-Leste.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi fondasi awal bagi penguatan kemitraan riset antara kedua lembaga dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan kawasan. (ys/ms)